Beranda
CeleBio
Berita

Binerean Integrated Community Based Conservation Program: A three day intensive campaign!

1st International Maleo Conference

Antara Maleo Muara Pusian dan Banjir Dumoga

Belajar dan Bermain di Alam

Pendidikan Keragaman Hayati untuk Siswa SMA se Kotamobagu

Maleo 4000
Download sekarang

Ingin tahu lebih jauh mengenai Maleo? Silahkan download booklet dan poster mengenai Maleo dan usaha konservasinya di Sulawesi.

Booklet: konservasi Maelo

 

 
Poster Maleo
     

Musang Sulawesi PDF Print E-mail
Spesies dan Habitat - Spesies

Sejarah Alam

 Musang Sulawesi, Macrogalidia musschenbroekii
 Foto: Camera Trap, WCS-IP Sulawesi

Musang sulawesi, Macrogalidia musschenbroekii, merupakan satu-satunya binatang pemakan daging (karnivora) yang endemik untuk Sulawesi.  Binatang ini merupakan jenis mamalia darat yang paling tidak dikenal dari Sulawesi.

Panjang tubuhnya adalah antara 65 sampai 71 cm (tanpa ekor) dan beratnya antara 3,8 hingga 6,1 kg.  Bagian atas tubuhnya berwarna coklat muda hingga coklat tua, sedangkan bagian bawah berkisar dari kuning kecoklatan sampai keputihan.  Bagian dadanya berwarna kemerahan dengan bintik-bintik coklat sempit, sedangkan pada sisi tubuh dan bagian punggung terdapat garis-garis, dan ekornya bergelang-gelang coklat muda hingga coklat tua.

Musang ini terdapat di hutan dataran rendah maupun hutan pegunungan sampai dengan ketinggian 2.600 m.  Binatang ini sering dilaporkan terlihat di hutan primer, walaupun, pernah juga dijumpai di padang rumput dan daerah perkebunan.  Makanannya terutama mamalia kecil dan buah, khususnya buah palem.  Binatang ini sangat mahir memanjat dengan menggunakan kakinya yang lentur serta jari yang berselaput dan cakar yang bisa ditarik sedikit (semi-retractile).  Binatang ini sering hidup menyendiri, meskipun induk dan anak yang masih kecil suka berkeliaran dan makan bersama.

Status

Sedikit sekali yang diketahui mengenai musang ini karena hanya ada sedikit catatan yang tersedia.  Sampai belum lama ini, binatang ini diketahui hanya terdapat di Sulawesi Utara saja, yakni mulai dari Gunung Klabat sampai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.  Namun, tim peneliti WCS-IP Sulawesi menemukan musang ini di Sulawesi Tenggara, yakni di Taman Nasional Rawa Aopa dan Taman Wisata Alam Mongolo.

Karena hanya sedikit informasi yang tersedia, maka perkiraan mengenai kelimpahan jenis ini belum pernah dibuat.  Penelitian WCS-IP Sulawesi yang menggunakan kamera-trap tidak menemukan adanya binatang ini di semua hutan Sulawesi Utara yang disurvei.  Namun wawancara dengan penduduk memberi petunjuk bahwa musang ini mungkin terdapat di Cagar Alam Gunung Ambang dan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.  Kajian populasi binatang ini sangat dibutuhkan.

Kutipan :
Teguh, H., Manoppo, R., Siwu S. (2001)  Mengenal Beberapa Satwa Sulawesi Utara dan Gorontalo.  WCS-IP Sulawesi.  Manado.

 
< Prev   Next >

Tag: Musang Sulawesi; Macrogalidia musschenbroekii;
Artikel

Mengintip Maleo Bertelur

Tanjung Binerean: A Promising Maleo Conservation Site

Burung Sebagai Simbol Budaya dan Religi(*)

"Minahasa" Pasar Satwa Liar

Tinjauan Singkat Keragaman Hayati Sulawesi Utara

Bagaimana Pulau Sulawesi Memiliki Keunikannya Yang Sekarang?

Perjuangan Seekor Anak Maleo

Antara Tanjung Panjang dan Panua: Catatan singkat dari cagar alam yang terlupakan

Konservasi Keanekaan Hayati Sulawesi

     
     
     
         
Beranda | Tentang CeleBio | Hubungi Kami | Login
 
© CeleBio2010 | Jl. Sam Ratulangi No.41 Manado95111 | Telp./Fax. +62 431 8880441 | Email: info@celebio.org